1. Apa yang dimaksudkan ideologi komunisme dan sosialisme !

1. Apa yang dimaksudkan ideologi komunisme dan sosialisme !

Jawaban:

Komunisme: Komunisme sebagai anti-kapitalisme menggunakan sistem partai komunis sebagai alat pengambil alihan kekuasaan dan sangat menentang kepemilikan akumulasi modal pada individu. pada prinsipnya semua adalah direpresentasikan sebagai milik rakyat dan oleh karena itu, seluruh alat-alat produksi harus dikuasai oleh negara guna kemakmuran rakyat secara merata, Komunisme memperkenalkan penggunaan sistem demokrasi keterwakilan yang dilakukan oleh elit-elit partai komunis oleh karena itu sangat membatasi langsung demokrasi pada rakyat yang bukan merupakan anggota partai komunis karenanya dalam paham komunisme tidak dikenal hak perorangan sebagaimana terdapat pada paham liberalisme.

Sosialisme: Sosialisme adalah sebuah ideologi, dan kepemilikan kolektif adalah cara hidup terbaik. Sosialisme tidak menyetujui kepemilikan pribadi karena membuat orang menjadi egois dan merusak harmoni alam masyarakat. Sosialisme berharap untuk menghilangkan kemiskinan dan mengeksploitasi rakyat kecil melalui produksi yang mengatur negara. Sosialisme menuntut semua lapisan masyarakat, semua lapisan dan lapisan untuk menikmati hak yang sama untuk menikmati kesejahteraan, kekayaan dan kemakmuran. Sosialisme harus mewujudkan keadilan umum dalam ekonomi. Tugas negara adalah memastikan bahwa kesejahteraan semua orang menerima sebanyak mungkin faktor produksi, bukan berfokus pada kesejahteraan pribadi. Sosialisme percaya bahwa negara adalah sistem di atas masyarakat, dan ia mengatur masyarakat tanpa syarat. Nilai utama sosialisme adalah kesetaraan, kerja sama, dan kasih sayang. Produksi dilakukan atas dasar penggunaan, bukan hanya untuk keuntungan. Persaingan digantikan oleh rencana. Setiap orang bekerja untuk komunitas, berkontribusi pada kebaikan bersama, dan karena itu mempertimbangkan orang lain. Kedua, basis ontologis sebagai basis sosialisme terkait dengan fitrah moral umat manusia. Sifat manusia; harmoni dengan tatanan sosial. Sosialisme percaya bahwa sifat moral manusia itu baik. Sifatnya adalah sosial; ia mengasumsikan harmoni atau harmoni dalam tatanan sosial.

[answer.2.content]